Penderita Aphasia mungkin mengalami salah satu dari perilaku berikut karena cedera otak yang diperoleh, meskipun beberapa dari gejala- gejala ini mungkin disebabkan oleh atau berhubungan dengan masalah seperti seiring dysarthria atau apraxia.
- ketidakmampuan untuk memahami bahasa
- ketidakmampuan untuk mengucapkan, bukan karena kelumpuhan atau kelemahan otot
- ketidakmampuan untuk bicara spontan
- ketidakmampuan untuk membentuk kata-kata
- ketidakmampuan untuk menyebut nama objek
- miskin ucapan atau bahasa
- berlebihan dalam berkreasi dan menggunakan neologisme pribadi
- ketidakmampuan untuk mengulang frase
- paraphasia (mengganti huruf, suku kata atau kata-kata)
- agrammatism (ketidakmampuan untuk berbicara dengan gaya bahasa yang benar)
- dysprosody (perubahan dalam infleksi, stres, dan irama)
- tidak bisa melengkapi kalimat
- ketidakmampuan membaca
- ketidakmampuan untuk menulis
- terbatasnya perilaku verbal
- kesulitan dalam penamaan atau pelabelan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar